Dahlan Rais Mewisuda Santri Trensains Angkatan ke-3

SRAGEN, trensains.sch.id – Pesantren Sains yang belum genap lima tahun berdiri ini mulai membuahkan hasil. Pada tahun ketiga ini Trensains meluluskan 52 santri dengan rincian 19 putra dan 33 putri. Santri yang diwisuda berasal dari beberapa provinsi seperti, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jambi, Riau, Kalimantan, dan Papua.

Acara wisuda yang digelar baru-baru ini, Ahad 6/5/2018, turut dihadiri oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah H.A. Dahlan Rais, M.Hum, Pimpinan  PDM Sragen, majelis Dikdasmen PDM, Pengawas SMA, serta Sang Penggagas  Trensains, Agus Purwanto.

“Ilmu saja tidak cukup, tapi yang harus dikuatkan pertama adalah keimanan karena itu fondasinya. Keberhasilan itu tidak diraih dengan gampang, tetapi butuh kerja keras dan kemandirian.” Ujar Dahlan Rais dalam orasi ilmiyahnya dihadapan wisudawan dan wali santri.

Senada dengan itu, Guspur juga mengingatkan kepada para alumni yang akan dilepas. “penghalang kesuksesan itu bernama fitnah perempuan. Maka waspadalah kalo nanti kalian akan memboceng perempuan maka itu berbahaya kerena itu memusnahkan cita-citamu.” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Trensains merupakan pesantren sains yang baru didirikan pada 2013. Lahirnya SMA bercirikan sains berbasis Al-Quran ini berawal dari ide Agus Purwanto, pakar fisika alumni Universitas Hirosima, Jepang.

Sejak diresmikan pada 5 November 2013 (1 muharram 1435 H), Trensains terus menjadi sorotan publik karena kecirikhasannya.

Terkait pekerjaan rumah pasca pelaksanaan wisuda ini, kepala sekolah Fahrurroni mengatakan bahwa tugas para pendidik di Trensains untuk melahirkan ilmuwan muslim masih panjang.

“Dengan alumni ketiga ini, berarti alumni trensains semakin banyak, bisakah membawa angin segar perubahan. Kita harus mendorong para santri untuk berproses menjadi ilmuwan muslim yang sesungguhnya, bukan sekadar melahirkan pekerja. Sebab, itulah gagasan besar berdirinya Trensains ini,” pungkasnya.

(HZ)

 

 

Bagikan Artikel:

Leave a Comment

SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, menyiapkan Ibnu Sina abad 21 dengan mengkaji & meneliti ayat-ayat semesta dalam Al-Quran dan Hadis Nabawi.


Hubungi Kami

Pesantren Sains Trensains Muhammadiyah Sragen

Dawe RT. 16, Banaran, Kec. Sambungmacan, Sragen, Central Java, Indonesia 57253