Khutbatut Ta’aruf Santri Baru 2019/2020: Trensains Perkenalkan Proyek Peradaban ‘Pendidikan Sains Berbasis Wahyu’

SRAGEN, trensains.sch.id – Trensains Sragen sukes menggelar acara penyabutan santri baru 2019/2020. Acara dengan format Studium General Khutbatut Ta’aruf ini digelar pada Ahad 26 Syawal 1440 di halaman asrama putri dari pagi hingga siang hari.

Pelaksanaan kuliah umum diikuti oleh santri baru, wali santri dan guru. Total lebih dari 400 jamaah mendengarkan uraian dari awal hingga akhir acara.

Sebagaimana diketahui santri baru tahun ini berasal dari 18 provinsi, 67 kabupaten/kota.

Inti studium general yang disampaikan Guspur selaku penggagas.

Dunia maju pesat oleh sains dan teknologi. Tetapi saat ini umat Islam hanya menjadi penonton dan pengguna. Padahal ada 800 ayat tentang alam dalam al-Quran yang mendorong umat mempelajari dan memanfaatkan secara praktis maupun bagi penguatan iman.

Dengan seluk beluk bahasa Arab ternyata dari ayat-ayat tersebut ada pesan yang tersirat untuk membuat teori berbasis wahyu.

Saatnya umat Islam kembali mengaji alam dengan panduan 800 ayat kauniyah. Langkah itu dimulai di Trensains.

Trensains merupakan lembaga pendidikan pertama yang berani merubah sudut pandang kelimuwan dengan menggabungkan sains dan agama hal tresebut ditandai dengan penggunaan konstanta planck (ħ) sebagai identitas lembaga. Konstanta planck wujud revolusi pemikiran ilmuwan sains mengenai gelombang dan partikel. Civitas berharap dengan simbol ħ dalam logo Trensains para santri memiliki pemikiran dan keberanian mendalami serta mengembangkan sains islam.

Trensains merupakan wujud revolusi pesantren yang telah ada sebelummnya, dimana mata pelajaran filsafat sains masuk dalam kajian utama ketrensains-nan sehingga mampu memperkokoh kedalaman pemikiran santri.

Trensains merupakan pesantren sains pertama di Indonesia yang kemunculannya dilatarbelakangi oleh keperihatinan terhadap dunia islam yang abai terhadap sains. (HZ)

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *