Resmi ! Trensains Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2021/2022

Resmi ! Trensains Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2021/2022

TRENSAINS SRAGEN – Trensains telah resmi membuka penerimaan santri baru untuk tahun pelajaran 2021/2022. Kepastian itu diumumkan Direktur usai menggelar rapat pengasuh yang menetapkan Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB) 2021/2022, pada Rabu Malam, (9/9/2020), pukul 21.00 WIB.

Informasi lengkap Pendaftaran Santri Baru (PSB) tahun pelajaran 2021/2022 dapat diakses di www.psb.trensains.sch.id.

Beberapa kebijakan baru ditempuh dalam pendaftaran tahun ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan pendaftar dan menyesuaikan situasi saat ini karena pandemi covid-19. Beberapa kebijakan baru diterapkan yaitu: adanya jalur prestasi, beasiswa untuk 20 pendaftar terbaik, dan tes seleksi online.

Membuka Jalur Prestasi

Pedaftaran santri baru tahun 2021/20212 ini membuka dua jalur, yakni jalur  prestasi dan jalur regular, dengan rincian waktu sebagai berikut:

Jalur Prestasi 14 September – 15 November 2020

Jalur Reguler 14 September -10 Februari 2021

Beasiswa untuk 20% untuk 20 Pendaftar Terbaik

Akan diberikan beasiswa berupa potongan Biaya Pengembangan Pendidikan  sebanyak 20 % bagi 20 pendaftar terbaik. Aspek yang dinilai adalah seluruh kriteria seleksi baik tes akademik maupun wawancara.

Kuota Penerimaan Santri Baru

Kapasitas santri baru yang diterima pada tahun 2021 ini berjumlah 96 santri. Dengan rincian 48 putra dan 48 putri. Jumlah ini nantinya akan diplot ke dalam 4 kelas (per kelas 24 santri).

Seleksi online

Seleksi santri baru akan dilaksanakan secara online di rumah masing-masing. Adapun waktu dan teknis pelaksanaannya sesuai dengan yang ditetapkan panitia seleksi.

Ketua Panitia PSB, Ustadzah Ita Arianti, S.Pd. yang dikonfirmasi, mengatakan bahwa tantangan penerimaan santri baru tahun ini adalah tes seleksi dengan cara online. Dengan sistem online ini berarti panitia seleksi tidak bertatap muka langsung dengan calon santri. Hal ini jelas akan mempengaruhi kwalitas seleksi terutama dari segi validitas maupun intensitas seleksi. Disamping itu ada tantangan lain berupa perangkat teknologi yang harus disiapkan panitia dan juga orangtua agar seleksi bisa berjalan lancar dan berkualitas.

Ita menambahkan menambahkan bahwa tugas panitia cukup berat karena harus menentukan yang terbaik diantara yang baik. Apalagi mereka berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. Tahun lalu saja pendaftar ada di angka 300 pendaftar.

“Sesuai arahan pimpinan, tahun ini Trensains hanya menerima untuk 4 kelas. Karena Trensains ini sekolah khusus MIPA maka yang ingin masuk harus diseleksi. Cukup berat karena panitia harus menyeleksi dengan tanpa tatap muka. Harus menyeleksi diantara 300-an calon santri dengan cara online”, terangnya.

Ujian seleksi masuk Trensains akan melalui berbagai tahapan: Seleksi berkas untuk mengetahui record akademik melalui nilai rapot 4 semester. Dilanjutkan dengan tes akademik, psikotes, dan wawancara. Semuanya akan dilaksanakan dengan cara online.

*****

Sebagimana diketahui, SMA Trensains Muhammadiyah Sragen merupakan sekolah unggulan Muhammadiyah di Jawa Tengah. Sekolah dengan format pesantren ini bukan pesantren biasa melainkan pesantren sains. Trensains mengingatkan dan menyadarkan bahwa di dalam al-Quran, terdapat 800 ayat alam yg mengarah pada pemahaman dan penguasaan sains dan teknologi. Umat Islam harus kembali kuasai IPTEK karena secara empirik, mengatakan bahwa bangsa-bangsa yang eksis adalah bangsa-bangsa yang menguasai sains fundamental.

Trensains berikhtiar melahirkan saintis muslim abad 21. Santri Trensains selain harus memahami bahasa Arab dengan baik sebagai tool memahami al-Quran. Mereka juga harus piawai dalam matematika dan sains. (HZ)

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *