Pasca Ujian Tengah Semester, Santri Trensains Refreshing di ‘Rumah Atsiri Indonesia’

TRENSAINS SRAGEN – Santri Trensains berkunjung ke Rumah Atsiri Indonesia pada Sabtu, (14/3/2020).

Agenda ini terlaksana selain dalam rangka  edukasi juga untuk refresing santri pasca ujian Penilaian Tengah Semester (PTS) Genap.

Rumah Atsiri Indonesia merupakan satu-satunya rumah produksi minyak Atsiri dan budidaya tumbuhan penghasil minyak Atsiri yang ada di Indonesia. Lokasinya berada di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Pada Sabtu pagi jam 09.00, sebanyak 180 santri/wati dan 8 asatidz tiba di lokasi Rumah Atsiri. Rombongan di sambut oleh tim edukator yang mengarahkan rombongan untuk memakai hand-sanitaiser dan menuju lokasi opening ceremony. Selanjutnya, peserta yang sudah terbagi dalam 24 kelompok diarahkan untuk mengikuti serangkaian agenda yang telah disiapkan. Secara bergantian rombongan melakukan 4 kegiatan yaitu pengenalan tanaman, experience essence, penyulingan minyak Atsiri, dan aplikasi minyak Atsiri. Setiap kegiatan yang dilakukan didampingi boleh seorang fasilitator yang akan menjelaskan dan menjadi informator bagi rombongan.

Pengenalan tanaman dilakukan dengan mengelilingi taman yang ada di dalam maupun di luar green house. Pengenalan rombongan tentang minyak Atsiri dirangkum dalam kegiatan experience essence. Pengalaman produksi minyak Atsiri dijelaskan dalam proses penyulingan di kamar produksi yang tersedia. Selanjutnya, tidak kalah menarik adalah pengalaman rombongan mengikuti kelas Aplikasi minyak Atsiri. Pada kelas ini rombongan diedukasi untuk membuat salah satu produk dari minyak Atsiri, yaitu liquid-handsoap.

Disela-sela kegiatan, ada break time yang diisi dengan istirahat singkat sekaligus rombongan bisa mencicipi kue hasil olahan dan juga infuse-water yang sangat memanjakan lidah.

Setelah melewati serangkaian kegiatan, rombongan kembali dikumpulkan untuk closing-ceremony sekaligus penyerahan cinderamata dari Trensains dan Rumah Atsiri Indonesia.

Kunjungan berdurasi lebih dari dua jam ini akhirnya ditutup dengan perpotoan bersama untuk kenang-kenangan.

*****

Sebagiamana diketahui, SMA Trensains Sragen merupakan sekolah unggulan Muhammadiyah di Jawa Tengah. Sekolah dengan format pesantren ini bukan pesantren biasa melainkan pesantren sains. Trensains mengingatkan dan menyadarkan bahwa di dalam al-Quran, terdapat 800 ayat alam yg mengarah pada pemahaman dan penguasaan sains dan teknologi. Umat Islam harus kembali kuasai IPTEK karena secara empirik, mengatakan bahwa bangsa-bangsa yang eksis adalah bangsa-bangsa yang menguasai sains fundamental.

Trensains berikhtiar melahirkan kembali Ibnu Sina abad 21. Santri Trensains selain harus memahami bahasa Arab dengan baik sebagai tool memahami al-Quran. Mereka juga harus piawai dalam matematika dan sains. (Susanti Rahayu)

 

 

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *