Trensains Gelar Wisuda Angkatan ke IV

SRAGEN, trensains.sch.id – Pesantren Sains yang belum genap lima tahun berdiri ini mulai membuahkan hasil. Pada tahun ketiga ini Trensains meluluskan 62 santri dengan rincian 27 putra dan 35 putri. Santri yang diwisuda berasal dari beberapa provinsi seperti, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Jambi, Bangka Blitung, Bali, dan Papua.

Acara wisuda yang digelar baru-baru ini, Ahad 5/5/2019, turut mengundang Mentri Pendidikan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendi, Pimpinan PDM Sragen, majelis Dikdasmen PDM, Dinas Pendidikan Kab. Sragen, Pengawas SMA, serta Sang Penggagas Trensains, Agus Purwanto.

“Ilmu saja tidak cukup, tapi yang harus dikuatkan pertama adalah keimanan karena itu fondasinya. Keberhasilan itu tidak diraih dengan gampang, tetapi butuh kerja keras dan kemandirian.” Ujar Guspur dalam orasinya.

Guspur juga mengingatkan kepada para alumni yang akan dilepas. “penghalang kesuksesan itu bernama fitnah perempuan. Maka waspadalah kalo nanti kalian akan memboceng perempuan maka itu berbahaya kerena itu memusnahkan cita-citamu.” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Trensains merupakan pesantren sains yang baru didirikan pada 2013. Lahirnya SMA bercirikan sains berbasis Al-Quran ini berawal dari ide Agus Purwanto, pakar fisika alumni Universitas Hirosima, Jepang.

Sejak diresmikan pada 5 November 2013 (1 muharram 1435 H), Trensains terus menjadi sorotan publik karena kecirikhasannya.

Terkait pekerjaan rumah pasca pelaksanaan wisuda ini, kepala sekolah Fahrurroni mengatakan bahwa tugas para pendidik di Trensains untuk melahirkan ilmuwan muslim masih panjang.

“Dengan alumni keempat ini, berarti alumni trensains semakin banyak, bisakah membawa perubahan. Kita harus mendorong para santri untuk berproses menjadi ilmuwan muslim yang sesungguhnya, bukan sekadar melahirkan pekerja. Sebab, itulah gagasan besar berdirinya Trensains ini,” pungkasnya.

(HZ)

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *